Purwaka
Radio ditempatkan sebagai salah satu sarana informasi dan komunikasi yang strategis. Karena pemancaran maupun penerimaan informasi berlangsung serentak serta dapat diterima secara bebas oleh seluruh khalayak pendengar, sebab menggunakan sarana spektrum gelombang elektromagnetik di udara. Oleh karena itu radio memiliki potensi dan pengaruh yang besar dalam pembentukan pendapat, sikap, gagasan, perasaaan dan perilaku pendengar. Media ini dipandang telah umum dimiliki oleh warga negara Indonesia dari segala lapisan. Pengoperasian media ini pun tidaklah begitu rumit.
Persebaran umat Hindu di kawasan Malang Raya umumnya berpola enclaves atau mengantong diantara umat heterogen. Kantong-kantong umat Hindu di kawasan Malang Raya adalah di daerah Wagir, Pakisaji, Ngajum, Kalipare, Singosari, Sawojajar, dan Junggo. Untuk memfasilitasi penyampaian informasi pada pola persebaran yang demikian, maka radio dapat menjadi salah satu alternatif media yang representatif.
Meski demikian potensi media radio tersebut masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penyampaian informasi maupun komunikasi menuju masyarakat Hindu yang tangguh secara intelektual, sosial, dan religius. Kondisi ini dapat dilihat dari kuantitas radio yang menitikberatkan siarannya pada informasi ataupun layanan komunikasi Hindu. Dari hasil survei dengar, dapat diketahui bahwa hampir tidak ada radio bernafaskan Hindu yang mengudara di kawasan Malang Raya.
Radio ditempatkan sebagai salah satu sarana informasi dan komunikasi yang strategis. Karena pemancaran maupun penerimaan informasi berlangsung serentak serta dapat diterima secara bebas oleh seluruh khalayak pendengar, sebab menggunakan sarana spektrum gelombang elektromagnetik di udara. Oleh karena itu radio memiliki potensi dan pengaruh yang besar dalam pembentukan pendapat, sikap, gagasan, perasaaan dan perilaku pendengar. Media ini dipandang telah umum dimiliki oleh warga negara Indonesia dari segala lapisan. Pengoperasian media ini pun tidaklah begitu rumit.
Persebaran umat Hindu di kawasan Malang Raya umumnya berpola enclaves atau mengantong diantara umat heterogen. Kantong-kantong umat Hindu di kawasan Malang Raya adalah di daerah Wagir, Pakisaji, Ngajum, Kalipare, Singosari, Sawojajar, dan Junggo. Untuk memfasilitasi penyampaian informasi pada pola persebaran yang demikian, maka radio dapat menjadi salah satu alternatif media yang representatif.
Meski demikian potensi media radio tersebut masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penyampaian informasi maupun komunikasi menuju masyarakat Hindu yang tangguh secara intelektual, sosial, dan religius. Kondisi ini dapat dilihat dari kuantitas radio yang menitikberatkan siarannya pada informasi ataupun layanan komunikasi Hindu. Dari hasil survei dengar, dapat diketahui bahwa hampir tidak ada radio bernafaskan Hindu yang mengudara di kawasan Malang Raya.


0 Comments:
Post a Comment
<< Home